Singkawang,31-10-2013 -
Tidak dapat dipungkiri, bahwa air minum adalah kebutuhan yang
amat penting bagi kehidupan kita sehari-hari. Seiring dengan kemajuan
jaman dan teknologi serta penemuan-penemuan baru di bidang marketing,
konsumen sering dibingungkan dengan pertanyaan tentang air minum yang
terbaik bagi keluarga mereka.
Sekertaris Badan Lingkungan Hidup Kota Singkawang ,Drs Karyadi M Si,
mengatakan Dengan semakin bertambahnya penduduk serta rendahnya
kualitas air yang dipasok oleh pemerintah melalui kran-kran di
rumah-rumah, konsumen sering tidak memiliki pilihan , selain memilih
untuk membeli air minum dalam kemasan (AMDK) yang saat ini membanjiri
pasar. Tidak hanya jenis merk yang berjumlah 600 lebih pada saat ini
yang beredar di pasar yang membuat konsumen bingung.
“Semua orang tahu bahwa kebiasaan meminum air sebanyak 8 gelas per
hari, baik untuk tubuh. Namun jika meminum air dari kemasan botol yang
kita belum tahu kualitasnya apalagi mengandung virus atau kuman justru
bisa membahayakan” ungkap karyadi di ruang kerjanya,Kamis (31/10).
Selanjutnya Karyadi, menjelaskan Proses pembuatan pemurnian air dapat
menggunakan air PDAM,air sumur atau air bor yang tingkat PH nya Netral
atau PH 7 dan tidak boleh lebih rendah dari PH 6 atau lebih tinggi dari
PH 8. Selanjutnya sangat diperlukan adanya proses pemurnian air dalam
set mesin proses yang komplek ,agar kuman dapat terbunuh melalui proses
penyaringan filterisasi,sidementasi pengendapan dan sterilisasi dengan
sinar UV untuk membunuh virus dan kuman yang ada dalam air.
"Izin untuk usaha dalam depot air isi ulang yang harus dipunyai
adalah sertifikat test laboratorium dari Dinas Kesehatan,izin
operasional dari dinas kesehatan,Tanda Daftar Industri, dan Izin
Gangguan.Hal ini yang menimbulkan kewaspadaan kita semua apakah usaha
air kemasan yang sering keluarga kita konsumsi sudah layak
diperdagangkan dimasyarakat dan sudahkah seseluruh prosedur telah
dilakukan oleh pelaku usaha,untuk itu mari kita semua sepatutnya
waspada.Ungkap karyadi. .(ky)